Berita Transfer – Frank Lampard Akan Diumumkan Sebagai Pemain New York City

Kepindahan Frank Lampard ke New York City

Lampard Menjadi Pemain Terbaru Yang Beralih Dari Liga Premier Ke Amerika

Kepindahan Frank Lampard ke New York City diperkirakan akan dikonfirmasi pada Kamis sore.

Gelandang 36 tahun tersebut mengakhiri karir suksesnya bersama Chelsea di musim panas ini setelah masa kontraknya berakhir dan akan diresmikan oleh pihak Major League Soccer pada konferensi pers.

Dia akan bergabung dengan pemain Spanyol David Villa, satu lagi kontrak di musim panas dari klub kembaran Manchester City, saat mereka mempersiapkan diri untuk musim pertama mereka di MLS.

Lampard menjadi pemain terbaru yang beralih dari Liga Premier, bersama dengan Robbie Keane, Tim Cahill dan Jermain Defoe, yang semuanya pindah dari Inggris ke Amerika Utara.

Gareth Bale saat ini berada di Amerika Serikat bersama Real Madrid sebagai bagian dari persiapan pra-musim mereka dan terkesan dengan membaiknya standar sepak bola di MLS.

“Saya pikir sepak bola AS terus meningkat,” katanya. “Saya pikir itu terlihat di Piala Dunia tahun ini. Mereka mencatat jumlah pemirsa terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya dan jumlah ini terus meningkat. Saya pikir semakin banyak orang yang menonton.

“Standar permainan di sini sedang meningkat. Jika dengan kedatangan kami kemari memberikan kontribusi terhadap hal tersebut, maka itu bagus sekali. Saya kira banyak pemain tertarik untuk bermain sepak bola di sini, dan saya yakin banyak pemain lainnya yang akan mengikuti jejak kami. “

Lampard memenangkan tiga gelar Premier League, Liga Champions, Liga Eropa, empat Piala FA dan dua Piala Liga selama ia berada di Stamford Bridge.

Sepak Bola Wanita – Pasang Surut Julian Dicks Di West Ham

Julian Dicks melatih Tim Sepak Bola Wanita West Ham

Julian Dicks Kembali Ke Klub London Timur Untuk Mengelola Tim Sepak Bola Wanita

Pemain yang pada tahun 1990-an mendapat julukan Terminator, tangguh, tanpa omong kosong, dan memiliki tackling yang keras  dan bermain lebih dari 250 kali untuk West Ham ini sekarang kembali ke klub London Timur mengelola tim sepak bola wanita.

“Saya punya putri kembar berumur 25 tahun, jadi saya pasti berhubungan dengan sisi feminin saya,” ucap mantan bek tersebut.

“Saya melatih sepak bola wanita di Amerika dan saya benar-benar menikmatinya. Pemain wanita tidak memiliki ego seperti laki-laki, mereka ingin belajar dan mereka tidak memotong pembicaraan ketika Anda sedang berbicara. Ini sesuatu yang berbeda dan menyegarkan,” kata Dicks .
Kembalinya Dicks ke The Hammers terjadi secara kebetulan ketika seorang pria tua mendekati dia di acara yang diselenggarakan oleh mantan manajer Irons Billy Bonds di Dagenham & Redbridge tiga bulan yang lalu.

Sebuah kampanye media sosial kemudian dimulai oleh pemain tim utama Stacey Little untuk menarik Dicks. Dia melihat hal itu, mengontak Ray Wood, yang merupakan ketua tim wanita, dan sekarang ia menjadi manajer klub yang berada di tingkat ketiga, Liga WAnita FA Divisi Selatan tersebut.

Musim Lalu Mereka Mendapat Peringkat 10 Dari 11 Tim

“Jika Anda bertanya pada saya 20 tahun yang lalu tentang sepak bola wanita, saya akan memiliki pandangan yang berbeda. Tetapi banyak hal telah berubah dan orang juga bisa berubah,” kata pria berusia 45 tahun itu.

“Tim ini adalah standar yang baik dari sepak bola, tapi jalan kami masih panjang.”
Saat ini tim kami tidak memiliki dukungan keuangan dari West Ham United, para pemain bahkan harus membayar untuk perlengkapan mereka sendiri. Tapi Dicks berharap hal tersebut akan segera diperbaiki.

“Saya telah mengadakan pertemuan dengan West Ham,dan hasilnya positif.” katanya. “Aku tidak meminta banyak, tetapi beberapa ribu pound benar-benar akan membantu kami.”
Mereka memulai kampanye liga mereka melawan Maidstone akhir pekan ini dan Dicks mengatakan pelatihan telah berjalan dengan baik.

“Saya harus melakukan pendekatan yang berbeda karena mereka perempuan. Saya tidak mengoceh dan memaki seperti yang saya lakukan dengan tim pria dan saya harus peka terhadap perasaan mereka,” lanjutnya.

“Tapi saya berusaha untuk sedikit lebih keras. Mereka biasanya meminta maaf ketika mereka terlalu keras menjegal rekan setimnya dalam pelatihan. Saya tidak suka hal itu,” kata Dicks, yang pernah mematahkan kaki pemain yang baru dikontrak West Ham, Simon Webster pada sesi latihan.

Dicks yang terkenal dengan tendangan bebas dan penaltinya, juga karena permainnya yang seringkali kasar, pensiun dari sepak bola profesional pada usia 29 tahun karena cedera lutut yang berulang. Dia membeli sebuah pub di Essex yang dijalaninya selama empat tahun, sempat menjadi pemain golf profesional, kemudian pindah ke Spanyol untuk beberapa waktu.

Sebelumnya, ia pernah du kali melatih, dengan tim pria Wivenhoe Town dan Grays Athletic dan sekarang dia ingin mebawa Tim Wanita West Ham sejauh yang ia bisa. Dia adalah satu-satunya mantan pemain Liga Premier yang mengelola tim wanita di Inggris.
“Saya benar-benar rindu bermain untuk West Ham dan hal terbaik berikutnya adalah menjadi manajer. Jadi, saya merasa senang diberikan kesempatan ini,” tambahnya.

Klub-Klub Liga Premier Mengincar Bintang Australia Tim Cahill

Gelandang Australia Tim Cahill

Tim Cahill Bersiap Untuk Kembali Ke Liga Utama Inggris

Gelandang Australia, Tim Cahill bersiap untuk kembali ke Liga Utama Inggris hanya dua tahun setelah meninggalkan Everton.

Press Association Sport (PSA) Senin mengklaim ada minat yang cukup besar dari Queens Park Rangers dan Sunderland, serta sejumlah klub papan atas lainnya di Liga Premier dan juga klub-klub lainnya di Eropa.

Penampilan Cahil di Piala Dunia FIFA bersama Socceroos sangatlah luar biasa, ia menjadi pemain Australia pertama yang mencetak gol di tiga pertandingan berturut-turut, salah satunya dengan tendangan voli kaki kiri yang brilian saat pertandingan melawan Belanda.

Pemain yang berusia 34 tahun tersebut mencetak 56 gol dalam 226 pertandingannya bersama Everton, meninggalkan Inggris pada tahun 2012 untuk bermain di Major League Soccer (MLS) bersama New York Red Bulls, dan mendapat predikat Pemain Terbaik setelah mencetak 11 gol tahun lalu.

Peamin Australia dengan rekor gol terbanyak sepanjang masa (34 gol dalam 71 pertandingan internasional) telah kerasan di Amerika Serikat, namun ia diyakini akan mempertimbangkan untuk kembali ke Eropa jika ada tawaran yang tepat.

Mesut Ozil Berjanji Untuk Membayar Operasi 23 Anak Setelah Kemenangan Di Piala Dunia

Janji Mesut Ozil Untuk Membayar Operasi 23 Anak Di Brasil

Janji Ozil Untuk Anak-Anak Brasil Bagian Dari Kampanye Bigshoe

Pemain Jerman Mesut Ozil baru saja memenangkan Piala Dunia minggu lalu, tapi sekarang dia membuat terobosan untuk memenangkan hati kita.

Ozil awalnya berjanji untuk membayar operasi 11 anak di Brasil sebelum Piala Dunia, sebagai bagian dari kampanye BigShoe.

Sebuah sikap yang murah hati, janji Ozil sekarang menjadi lebih dari dua kali lipat sejak memenangi Piala Dunia yang didamba-dambakannya. Alih-alih mensponsori 11 operasi, pemain kunci Arsenal tersebut akan membayar operasi untuk 23 anak-anak, jumlah yang sama dengan jumlah pemain di timnas Jerman.

Penjelasan Ozil mengenai kontribusinya di Facebook:

Para penggemar tercinta,
Sebelum Piala Dunia, saya mensponsori operasi dari sebelas anak yang sakit. Namun karena kemenangan kami di Piala Dunia tidak hanya karena sebelas pemain, tetapi berkat usaha dari seluruh tim kami, sekarang saya akan meningkatkan jumlah ini hingga 23. Ini adalah ucapan terima kasih saya secara pribadi untuk keramahan masyarakat Brasil.

#Bigshoe # Brasil2014
Piala Dunia tampaknya benar-benar memuncullkan sifat-sifat yang terbaik yang ada pada diri seseorang. Dan itulah yang terjadi pada Mesut Ozil, seorang pemain dan juga seorang pribadi yang berkelas.

Lothar Matthaus – Bayern Akan Mendapatkan Keuntungan Dari Pensiunnya Lahm

Lothar Matthaus yakin keputusan Philipp Lahm pensiun menguntungkan Bayern Munich

Matthaus: Absennya Philipp Lahm Dari Timnas Jerman Akan Menguntungkan Di Area Lain

Lothar Matthaus yakin keputusan Philipp Lahm untuk pensiun dari sepak bola internasional akan menguntungkan klubnya Bayern Munich.

Lahm mengakhiri karirnya setelah 113 pertandingan bersama timnas Jerman kurang dari seminggu setelah mengangkat trofi Piala Dunia FIFA di Brasil. Kapten Bayern Munich ini tampil kami di tiga Piala Dunia dan tiga Piala Eropa setelah membuat debut internasionalnya pada tahun 2004 dan Matthaus merasa ia akan sangat dirindukan.

Namun, Matthaus, kapten timnas pada saat Jerman menjuarai Piala Dunia di tahun 1990, berpendapat absennya Philipp Lahm dari timnas Jerman akan menguntungkan pemain berusia 30 tahun tersebut di area lain. “Untuk Bayern, ini adalah hal yang baik. Philip telah mencoba untuk sedikit mengangkat kakinya dari pedal gas dan menjaga kebugaran untuk melakukan tugas-tugas penting lainnya,” katanya kepada Sky Sports News.

“Dia adalah seorang kapten yang hebat yang telah menampilkan performa puncak selama bertahun-tahun dan pantas mendapat pengakuan. “Sekarang ia akan lebih mendapatkan privasi, lebih sedikit tekanan dari publik, termasuk tambahan ¬†istirahat dan jumlah pertandingan yang lebih sedikit, dan tampil dalam kondisi sempurna untuk Bayern.”

Lahm hanya kurang 37 pertandingan untuk melampaui rekor 150 pertandingan Matthaus bersama timnas Jerman. Dengan Joachim Low sekarang mencari kapten pengganti, Matthaus memprediksi Bastian Schweinsteiger akan menjadi penggantinya.

“Anda tidak perlu berpikir dua kali. Saya berasumsi bahwa Bastian Schweinsteiger mengambil alih posisi kapten, sebelumnya ia juga wakil kapten, “tambah Matthaus. “Sami Khedira dan Manuel Neuer kemudian akan bergerak ke atas.”