Kritik Gary Neville Terhadap Simon Mignolet Membuat Peter Schmeichel Marah

gol jarak jauh yang dicetak oleh Phil Jagielka menjelang akhir pertandingan memberikan hasil imbang 1-1 bagi Everton di Liverpool

“Yang Gary Neville lakukan terhadap Simon Mignolet adalah pembunuhan karakter,” kata Schmeichel kepada BBC Radio 5 live

Peter Schmeichel menuduh mantan rekan setimnya di Manchester United, Gary Neville melakukan “pembunuhan karakter” terhadap kiper Liverpool, Simon Mignolet. Komentator Sky Sports, Neville mengkritik kinerja Mignolet dalam pertandingan derby di Merseyside bulan lalu, mengatakan ia seharusnya bisa mengagalkan gol jarak jauh yang dicetak oleh Phil Jagielka menjelang akhir pertandingan untuk Everton.

Schmeichel mengatakan dia “terkejut” ketika mendengar komentar Neville tersebut. Sebagai tanggapan, Neville kemudian menulis di Twitter “lupakan itu”. “Haha! Setiap kali penjaga gawang menerima kritik, mereka menganggap itu serangan pribadi terhadap mereka! Dia membuat kesalahan. ‘Lupakan itu,” kata mantan bek kanan Inggris tersebut.

Mantan bek Liverpool dan sesama komentator, Jamie Carragher juga berkomentar kritis terhadap kinerja Mignolet saat melawan Everton. “Yang Gary Neville lakukan terhadap Simon Mignolet adalah pembunuhan karakter,” kata Schmeichel kepada BBC Radio 5 live. “Saya harus mengatakan bahwa saya pikir dia telah tampil cukup baik sejak malam itu di mana dia dikritik habis-habisan oleh Carragher dan Neville. Sangat sulit untuk tampil di lapangan, setiap orang akan mengawasinya, dan semua orang akan mengatakan ‘Oh ini adalah apa Neville katakan, dan ini adalah apa Carragher katakan’.”

Gol Jagielka menjelang akhir pertandingan memberikan hasil imbang 1-1 bagi Everton di Liverpool, yang telah memimpin terlebih dahulu melalui gol pembuka Steven Gerarrd. Neville mengakui dalam kritiknya tentang Mignolet, yang bergabung dengan Liverpool dari Sunderland dengan nilai kontrak 9 juta Pounds pada bulan Juni 2013, bahwa itu gol dari Jagiellka itu adalah sebuah “gol yang luar biasa” dan bahwa dia tetah menghakimi dengan keras.

Namun, ia juga mempertanyakan beberapa penampilan Mignolet di musim lalu. Schmeichel menambahkan: “Saya sedang melihat gol-gol yang terjadi dan saya berpikir, ‘Apa yang Anda harapkan? Apakah Anda benar-benar berharap dia mengagalkakn semua gol itu?’. Saya baru berpikir bahwa apa yang saya lakukan pada Monday Night Football itu keterlaluan karena itu adalah tendangan yang benar-benar luar biasa, dan itu menunjukkan betapa rendahnya dia, tetapi itu dilakukan oleh orang yang bermain sebagai bek kanan sepanjang hidupnya.”

Ancelotti Siap Untuk Membuat Kejutan Di El Clasico

Manajer asal Italia Ancelotti juga menyiapkan langkah yang tak biasa dalam El Clasico pertama mereka di musim lalu, ketika bek Pepe dan Sergio Ramos saling bertukar peran antara lini pertahanan dan lini tengah

Carlo Ancelotti menyatakan secara terang-terangan bahwa dia menyimpan kejutan taktis untuk laga El Clasico pada hari Sabtu ini melawan Barcelona

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menyatakan secara terang-terangan bahwa dia menyimpan kejutan taktis untuk laga El Clasico pada hari Sabtu ini. Barcelona yang akan bertandang ke Santiago Bernabeu pada hari Sabtu saat ini berada di puncak klasemen La Liga dengan keunggulan empat poin atas rival mereka Real Madrid.

Tim Catalan itu belum kebobolan gol dalam laga domestik tahun ini, mendorong Ancelotti untuk menunjukkan bahwa dia telah menyiapkan sesuatu yang luar biasa untuk menjegal langkah tim asuhan Luis Enrique. Manajer asal Italia itu juga menyiapkan langkah yang tak biasa dalam El Clasico pertama mereka di musim lalu, ketika bek Pepe dan Sergio Ramos saling bertukar peran antara lini pertahanan dan lini tengah di sisi sayap tanpa penyerang tengah yang tetap. Strategi tersebut tidak membuahkan hasil seperti yang diinginkan Ancelotti.

Namun, Ancelotti mengklaim selama karir manajerialnya yang sangat sukses terdapat banyak contoh di mana strategi yang tidak biasa telah berhasil. “Saya akan melakukan sesuatu yang akan menjadi kejutan,” kata Ancelotti pada konferensi pers pra-pertandingan, Jumat ini. “Ini adalah sesuatu yang saya suka lakukan. Saya melakukannya tahun lalu dan itu tidak berhasil tetapi saya telah melakukannya berkali-kali dan berhasil. Saya memiliki banyak pikiran ketika saya fokus pada pertandingan, tetapi saya juga ingin mengejutkan orang-orang dengan susunan pemain awal.”

Ancelotti sangat berhati-hati untuk menunjukkan bahwa dia berlaku tidak hormat kepada lawannya, Luis Enrique dengan menarik keluar pemain bintang Barca dan Real, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di awal pertandingan Liga Champions UEFA pertengahan pekan ini. Posisi aman terhadap Ajax dan Liverpool berarti Luis Enrique dan Ancelotti mampu melindungi aset berharga mereka, meskipun ketika membahas langkah itu, manajer Rela tersebut membicarakan insiden dalam kemenangan Barca atas Eibar akhir pekan lalu ketika Messi dikabarkan menolak permintaan untuk ditarik kelaur lapangan.

“Tidak, sama sekali tidak. Saya tidak bermaksud untuk memancing kemarahan Luis Enrique,” tambahnya. “Saya sangat menghormati dia dan hasil kerjanya karena saya menghormati semua rekan-rekan saya. Jika seseorang melihat provokasi di sana, mereka keliru karena bukan itu yang saya maksud.”

Gerrard – Saya Mungkin Akan Menyesali Telah Menolak Tawaran Real

Gerrard akan memimpin Liverpool saat timnya melawan juara Eropa Real di pertandingan Grup B Liga Champions UEFA hari Rabu ini

Gerrard – saya menolak tawaran dari Real karena hubungan erat yang saya miliki dengan klub kampung halaman saya

Steven Gerrard telah mengungkapkan bahwa dia telah dua kali menolak tawaran dari Real Madrid dan mengakui bahwa dia mungkin akan menyesal telah menolak tawaran dari klub raksasa Spanyol tersebut. Kapten Liverpool itu telah menghabiskan seluruh karirnya di Anfield dan memegang status legendaris di klub kota kelahirannya. Mantan kapten Inggris, Gerrard akan memimpin Liverpool saat timnya melawan juara Eropa Real di pertandingan Grup B Liga Champions UEFA hari Rabu ini di Anfield.

Gelandang berusia 34 tahun itu mengatakan bahwa mungkin akan menjadi cerita yang berbeda jika dia memilih untuk pindah ke Santiago Bernabeu ketika peluang itu muncul. “Saya sangat tersanjung mendapat tawaran dari klub besar seperti Real Madrid.” katanya. “Saya telah memiliki beberapa kesempatan selama perjalanan karir saya untuk bergabung ke Real Madrid, tapi saya menolak godaan itu, karena hubungan erat yang saya miliki dengan klub kampung halaman saya.”

“Keputusan ini mungkin akan menjadi sesuatu yang akan saya sesali di kemudian hari, karena tidak berusaha untuk membuktikan kepada diri sendiri dan mencari suasana baru di negara yang berbeda, tapi saya akan memiliki penyesalan yang lebih besar jika saya meninggalkan klub yang saya cintai. Saya adalah penggemar berat Real Madrid. Mereka adalah klub yang istimewa. Tapi Liverpool adalah klub nomor satu bagi saya.”

Pelatih Real, Carlo Ancelotti juga mengungkapkan bahwa dia juga pernah berusaha untuk memikat Gerrard ke Milan ketika dia menjadi manajer di San Siro.

Cellino – Bellusci Bukanlah Seorang Rasis

Pemilik Leeds United, Massimo Cellino membela bek tengahnya, Giuseppe Bellusci

Striker Norwich City, Jerome mengklaim bahwa bek Bellusci membuat pernyataan rasis

Pemilik Leeds United, Massimo Cellino membela Giuseppe Bellusci setelah bek tengah tersebut dituduh melakukan pelehan rasial terhadap Cameron Jerome. Striker Norwich City, Jerome mengklaim bahwa bek Bellusci membuat pernyataan rasis pada babak pertama pertandingan Championship yang berakhir dengan hasil imbang 1-1 Selasa lalu di Carrow Road. Wasit Mark Clattenburg menghentikan permainan setelah insiden antara dua pemain, kemudian berbicara kepada kedua manajer di pinggir lapangan.

Asosiasi Sepakbola Inggris menyatakan pada hari Rabu ini bahwa mereka tengah menyelidiki insiden tersebut, dan Cellino telah mendukung pemainnya. “Bellusci bukanlah seorang rasis,” katanya kepada The Yorkshire Evening Post. “Saya berbicara dengan dia dan dia berkata ‘Anda pasti bercanda, saya tidak mengatakan hal-hal seperti itu kepadanya [Jerome].’ Dia terkejut mendengar hal ini. Dia terkejut. “Saya tidak menerima seorang rasis di klub ini dan saya tidak akan pernah mengijinkan seorang rasis untuk berada di klub ini. Jika salah satu dari pemain saya adalah seorang rasis, saya akan mendepaknya sebelum FA memiliki kesempatan untuk melakukan hal itu.

“Bellusci mengatakan bahwa ia berbicara [kepada Jerome] dalam bahasa Italia. Saya tidak tahu apakah dia berbahasa Italia juga, tapi Bellusci bersumpah kepada saya dia tidak mengatakan apapun yang bersifat rasis. Dia tentu merasa kesal karena ia terhantam di leher dan wajah, tetapi ia menyangkal apapun yang bersifat rasis. Saya percaya dia dan dan saya akan mendukung dia. Saya akan menulis surat kepada mereka [FA] untuk memperjelas posisi saya terhadap Bellusci dan rasisme. Jika ada pemain Leeds yang terbukti berlaku rasis, dia akan dikeluarkan. Itulah filosofi dan janji saya.”

Rodgers Menegaskan Bahwa Balotelli Sudah Melakukan Yang Terbaik

Balotelli Akhirnya pasti akan mencetak gol

Kembalinya Balotelli ke Liga Premier sejauh ini gagal membuahkan hasil

Brendan Rodgers menegaskan bahwa Mario Balotelli sudah melakukan yang terbaik meskipun awal karirnya bersama Liverpool jauh dari hasil yang diharapkan.

Balotelli pindah ke Anfield dalam sebuah kontrak senilai 16 juta Pounds dari Milan pada bulan Agustus untuk menambal lini depan Liverpool yang kekurangan pemain akibat kepindahan Luis Suarez di pra-musim ke Barcelona. Namun, pemain asal Italia itu telah gagal untuk menggantikan gol dari pemain Uruguay, Suarez, dan hanya mampu mencetak satu gol sejauh ini – pada pertandingan melawan Ludogorets di ajang Liga Champions.

Kembalinya Balotelli ke Liga Premier yang sejauh ini gagal membuahkan hasil telah menumpuk tekanan pada sang striker dan juga manajernya – terutama karena absennya Daniel Sturridge akibat cedera – dengan Balotelli gagal menyelesaikan sejumlah peluang di QPR pada pertandingan hari Minggu lalu, termasuk sebuah peluang emas di babak kedua. Namun, Rodgers memuji komitmen pemain berusia 24 tahun itu untuk berkembang, dan mengharapkan bahwa untuk menuai hasilnya secepat mungkin.

“Dia pasti akan bangkit kembali,” kata Rodgers. “Yang paling penting bagi saya adalah usahanya, dia melakukan yang terbaik, dia bekerja dengan sangat keras, hanya saja keadaannya tidak baik baginya saat ini. Dia mungkin dilihat sebagai pengganti langsung untuk Luis, tapi saya katakan sebelumnya, Luis tak tergantikan, benar-benar sebuah bakat kelas dunia, dan itu bukanlah yang diminta dari Mario.

“Dia pemain yang hebat, saya benar-benar menikmati bekerja dengan dia, dia ingin meningkatkan diri, dia ingin menjadi lebih baik, tapi itu tidak akan terjadi dalam semalam untuknya. Dia tidak akan menjadi seperti Suarez, dia adalah jenis pemain yang sama sekali berbeda dari Suarez. Akhirnya dia pasti akan mencetak gol.”